#SelamatkanBatikBakau

Sebuah Kolaborasi Dari:

Saat kita menghadapi pandemi virus corona, dunia juga melakukan yang terbaik untuk menghentikan penyebaran virus tersebut, dan praktik " social distancing dan lock down" menjadi cara hidup normal yang baru.  Kami bertanya pada diri sendiri, bagaimana komunitas sekitar terpengaruh oleh semua ini? Dengan berhentinya aktivitas sebagian besar perusahaan, orang-orang yang tinggal di komunitas yang rentan, banyak kehilangan pekerjaan mereka dan tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Tentunya harapan belum sirna, ada satu hal yang Kamu harus tahu! Bahwa Kamu tidak sendirian, dan di CarbonEthics, kami mencari cara untuk mendukung komunitas masyarakat lokal di masa krisis ini. Salah satu komunitas yang ingin kami bantu adalah para pengrajin Batik Bakau yang telah kehilangan 90% penghasilan utama mereka selama pandemi Covid. Kamu bisa membeli batik ramah lingkungan sambil membantu komunitas rentan ini menafkahi keluarga mereka.

Cari tahu cara apa yang bisa Kamu lakukan di bawah ini.

 

Tentang Batik Bakau

Cahyadi adalah pendiri Batik Bakau (Batik Mangrove) sejak tahun 2013. Batik Bakau adalah green entrepreneurship yang menggunakan limbah buah bakau sebagai pewarna alami untuk membuat batik ramah lingkungan. Para pembuat batik menggunakan pola kontemporer unik (dilukis dengan tangan atau menggunakan stempel) yang terinspirasi dari ekosistem pesisir hutan bakau.

Apa itu Batik?

Batik adalah sebuah seni dan kerajinan yang berasal dari Asia. Seni mendekorasi kain dengan cara ini -menggunakan lilin dan pewarna-, telah dipraktikkan selama berabad-abad. UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Bagaimana Covid-19 mempengaruhi komunitas pengrajin Batik Bakau?

Pengrajin Batik Bakau telah menghentikan produksi dikarenakan tidak ada pembeli. Para pekerja sekarang menganggur dan akibatnya telah kehilangan 90% dari sumber pendapatan utama mereka.

Apa yang membuat Batik Bakau ramah lingkungan?

Kelebihan produk ini adalah dalam penggunaan limbah buah mangrove untuk membuat pewarna alami, berbeda dengan batik konvensional yang menggunakan pewarna sintetis. Proses tersebut menciptakan ekonomi sirkular dengan mengolah kembali produk sampingan menjadi produk yang berkualitas. Penelitian menunjukkan bahwa pewarna sintetis mengandung logam berat, sebagian besar limbah langsung dibuang ke lingkungan tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Hal ini memiliki dampak negatif pada masyarakat di sekitar area pembuangan
 

Bagaimana Kamu bisa membantu #SelamatkanBatikBakau?

CarbonEthics akan meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk mendukung Batik Bakau dan komunitas mereka selama krisis covid-19.  Kami membutuhkan bantuan Kamu supaya mereka bisa kembali berkarya.

Kami akan menjual produk Batik Bakau di situs web kami. Mempromosikan produk Batik yang mewakili warisan budaya Indonesia yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung masyarakat lokal, adalah apa yang kami pegang erat di hati kami

Bukan cuma itu! Kami juga memiliki tawaran lain yang menarik, untuk setiap produk yang Kamu beli, keuntungan yang didapatkan akan digunakan untuk pemulihan ekosistem karbon biru (blue carbon ecosystem); sebagai contoh

Kami harap Kamu bisa menjadi bagian dari perjalanan kami dengan

membagikan cinta & kebaikanmu melalui pembelian desain Batik Bakau

yang indah. Kain batik ini adalah kain serbaguna yang bisa dibuat menjadi

berbagai item pakaian yang berbeda, atau Kamu bisa memilih tas Batik

yang terbuat dari kulit sintetis yang vegan.

Kenapa Kamu harus mendukung kampanye Batik Bakau?

  • Kami membantu pengrajin batik yang tinggal di komunitas terpencil yang kurang mendapat dukungan selama krisis Covid-19

  • Kampanye ini akan membantu mempromosikan produk kepada lebih banyak pembeli, sehingga pengrajin Batik Bakau bisa kembali melakukan produksi secara normal. Membuat pengrajin batik memiliki pekerjaan, sehingga mereka bisa memperoleh penghasilan bagi keluarga mereka.

  • Kamu akan membeli batik ramah lingkungan yang lebih baik untuk tanaman tanpa menambah limbah ke perairan

  • Setiap pembelian Batik Bakau, CarbonEthics akan menanam untuk memulihkan dan melestarikan Blue Carbon Ecosystem, yang diperkirakan memiliki tingkat kerusakan tertinggi di antara semua ekosistem di Bumi dikarenakan aktivitas manusia.

Bantu kami untuk mendukung #SaveBatikMangrove selama krisis Covid-19

Reduce what you can, offset what you can’t!
hello@carbonethics.org

Icon-01.png
Icon-02.png
Icon-03.png

© 2020 by CarbonEthics Foundation

All Rights Reserved.